Aceh Utara, newsataloen.com - Impian warga Dusun Biram di Desa Plueu Pakam, Kecamatan Tanah Luas, dan Dusun Pante Kiro, Kecamatan Paya Bakong, untuk memiliki akses penghubung yang layak kini kian mendekati kenyataan. Melalui program Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di wilayah Kodim 0103/Aceh Utara, sebuah jembatan gantung kokoh kini berdiri melintasi wilayah tersebut. Senin (7 September 2026).
Infrastruktur penyeberangan ini dirancang dengan panjang 70 meter, lebar 1,4 meter, serta tinggi 2,8 meter. Kekuatannya didukung oleh struktur abutment seluas 2 x 5 meter dengan tinggi 4,5 meter yang dibuat presisi demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat saat melintas.
Di lapangan, Sertu Suroto, Babinsa Koramil 10/Tanah Luas, terus mengawal dari dekat setiap proses pengerjaan. Hingga saat ini, progres fisik pembangunan telah mencapai angka 78 persen dan terus dipacu secara maksimal.
Sertu Suroto mengungkapkan bahwa pengerjaan hari ini berfokus penuh pada perakitan serta Pemasangan Lantai jembatan. “Hari ini kita fokus memasang papan lantai jembatan. Setiap helai kayu dipastikan terpasang kuat dan rapat agar warga bisa menyeberang dengan aman,” terangnya di lokasi.
Antusiasme pun dirasakan oleh warga setempat yang menyaksikan langsung jembatan impian mereka mulai terbentuk. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kodim 0103/Aceh Utara. Dulu akses antardusun cukup jauh dan sulit, sekarang dengan adanya jembatan ini, perjalanan kami jadi lebih singkat dan mudah,” tutur salah satu warga.
Hadirnya Jembatan Perintis Garuda Tahap III ini tak sekadar memangkas jarak, tetapi juga membuka rantai isolasi antardesa. Selain makin mempererat kemunggalan TNI bersama rakyat, hadirnya jembatan ini siap mendorong denyut perekonomian dan kesejahteraan warga di kedua kecamatan. ***

Post a Comment