Banda Aceh, newsataloen.com-– STAI Nusantara Banda Aceh terus memperkuat jejaring akademik sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi Islam. Hal tersebut terungkap dalam siaran pers yang diterima redaksi pada Selasa (4/8/2026) terkait kunjungan resmi Ketua STAI Nusantara Banda Aceh, Dr. Dicky Wirianto, S.Pd.I., M.A., ke Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta sehari sebelumnya.
Dalam kunjungan yang berlangsung di Kampus UNU Yogyakarta pada Senin (3/8/2026) itu, Dr. Dicky Wirianto disambut langsung oleh Rektor UNU Yogyakarta, Dr. Fahmy Akbar Idries, S.E., M.M., didampingi Dekan Fakultas Dirasah Islamiyah, Hamdi Putra Ahmad, M.Phil. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai langkah awal penjajakan kerja sama strategis antarperguruan tinggi.
Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang kolaborasi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga penguatan kelembagaan. Sejumlah program strategis yang menjadi fokus pembahasan antara lain pengembangan Program Magister Studi Islam, pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, penyelenggaraan seminar nasional dan internasional, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Ketua STAI Nusantara Banda Aceh, Dr. Dicky Wirianto, mengatakan kerja sama tersebut diharapkan menjadi awal lahirnya kemitraan yang produktif dan berkelanjutan.
"Kami berharap silaturahmi akademik ini menjadi fondasi lahirnya kolaborasi yang mampu menghadirkan inovasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat demi kemajuan pendidikan tinggi Islam di Indonesia," ujarnya.
Rektor UNU Yogyakarta, Dr. Fahmy Akbar Idries, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, sinergi antarlembaga pendidikan tinggi menjadi faktor penting dalam meningkatkan mutu akademik, memperluas jejaring keilmuan, memperkuat budaya riset, dan mencetak lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Usai pertemuan, rombongan STAI Nusantara Banda Aceh diajak meninjau berbagai fasilitas akademik UNU Yogyakarta, mulai dari ruang perkuliahan, laboratorium, hingga perpustakaan. Kunjungan tersebut ditutup dengan komitmen kedua institusi untuk segera menyusun Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai dasar pelaksanaan berbagai program kolaboratif pada masa mendatang. (R)

Post a Comment