Aceh Utara, newsataloen.com – Turnamen Sepak Bola Antar Kecamatan Piala Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara Cup II resmi bergulir. Pembukaan kompetisi bergengsi ini berlangsung meriah pada Minggu (2/8/2026) di Lapangan Matang Drien, Kecamatan Tanah Jambo Aye.
Ajang tahunan ini diikuti oleh 20 tim terbaik perwakilan seluruh kecamatan di Aceh Utara. Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE., MM (Ayah Wa), bersama Wakil Bupati Tarmizi membuka langsung acara ini. Melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Muhammad Jhony, Bupati menyampaikan apresiasi besar kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Aceh Utara serta seluruh panitia.
Bupati menekankan bahwa turnamen ini merupakan wadah strategis untuk membangun generasi muda yang sehat dan berkarakter kuat. Selain menjadi hiburan masyarakat, kompetisi ini bertujuan untuk menjaring bibit atlet berbakat yang siap membawa nama daerah ke tingkat nasional.
"Kami yakin Aceh Utara punya potensi besar. Ajang ini adalah langkah nyata menemukan talenta terbaik," jelas Bupati dalam sambutannya. Ia juga mengingatkan seluruh pemain untuk selalu menjaga sportivitas dan persaudaraan di lapangan.
Kepala Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Aceh Utara sekaligus Ketua Panitia, Zulkifli, S.Ag, M.Pd, menjelaskan bahwa turnamen dengan tema "Wujudkan Generasi yang Sehat dan Berprestasi, Menuju Aceh Utara Bangkit" ini didanai penuh oleh APBK Aceh Utara. Para tim akan memperebutkan total hadiah Rp53 juta, trofi tetap, piala bergilir, serta penghargaan untuk pemain terbaik dan top skor.
Pertandingan menggunakan sistem gugur dan berlangsung pada 2–15 Agustus 2026 di tiga wilayah: Wilayah Timur: Lapangan Matang Drien, Tanah Jambo Aye (2–4 Agustus). Wilayah Tengah: Lapangan Simpang Mulieng, Syamtalira Aron (5 Agustus), dan Wilayah Barat & Babak Utama: Stadion Krueng Mane, Muara Batu (6–15 Agustus)
Apresiasi tinggi disampaikan Zulkifli kepada jajaran Pemkab Aceh Utara, Muspika tiga wilayah, para camat, dan ofisial tim atas dukungan total mereka terhadap pelaksanaan turnamen.
"Semoga kompetisi ini berjalan aman hingga selesai. Kita ingin turnamen ini menjadi wadah lahirnya talenta muda yang siap mendongkrak prestasi olahraga Aceh Utara," harapnya.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan ratusan warga yang antusias menyaksikan laga perdana. (tim/red).
Pertandingan menggunakan sistem gugur dan berlangsung pada 2–15 Agustus 2026 di tiga wilayah: Wilayah Timur: Lapangan Matang Drien, Tanah Jambo Aye (2–4 Agustus). Wilayah Tengah: Lapangan Simpang Mulieng, Syamtalira Aron (5 Agustus), dan Wilayah Barat & Babak Utama: Stadion Krueng Mane, Muara Batu (6–15 Agustus)
Apresiasi tinggi disampaikan Zulkifli kepada jajaran Pemkab Aceh Utara, Muspika tiga wilayah, para camat, dan ofisial tim atas dukungan total mereka terhadap pelaksanaan turnamen.
"Semoga kompetisi ini berjalan aman hingga selesai. Kita ingin turnamen ini menjadi wadah lahirnya talenta muda yang siap mendongkrak prestasi olahraga Aceh Utara," harapnya.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan ratusan warga yang antusias menyaksikan laga perdana. (tim/red).


إرسال تعليق