/> Kementerian Lingkungan Hidup Salurkan Ribuan Galon Air Minum dan Ratusan Tenda untuk Korban Banjir Aceh Utara

Kementerian Lingkungan Hidup Salurkan Ribuan Galon Air Minum dan Ratusan Tenda untuk Korban Banjir Aceh Utara


Aceh Utara, newsataloen.com – Pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyalurkan bantuan logistik krusial berupa air minum dalam kemasan galon dan tenda pengungsian yang sangat dibutuhkan oleh para penyintas banjir.

Banjir yang melanda sejumlah titik di Aceh Utara memang membawa dampak signifikan terhadap akses air bersih. Terendamnya sumur-sumur warga dan rusaknya infrastruktur sanitasi membuat ketersediaan air minum menjadi prioritas utama guna mencegah timbulnya penyakit pascabencana bagi ribuan jiwa yang terdampak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh Utara, Saiful Fata, ST, dalam keterangannya kepada media ini, Kamis (1/1/2026) menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk sinergi yang sangat krusial antara pemerintah pusat dan daerah. Bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup sebanyak 7.200 galon air minum ini sangat krusial karena saat ini banyak sumber air warga yang tercemar lumpur sisa banjir. Selain itu, kami juga menerima 200 tenda keluarga agar para pengungsi memiliki tempat bernaung yang aman dan privat bagi keluarga mereka.

“Kami apresiasi yang setinggi-tingginya kepada KLH atas atensi dan bantuan yang diberikan. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan fisik maupun psikologis masyarakat Aceh Utara agar dapat segera kembali beraktivitas normal seperti sediakala,” pungkasnya.


Ia menambahkan, proses pendistribusian bantuan ini dilakukan dengan pengawasan ketat agar tepat sasaran. Tim dari DLHK Aceh Utara bekerja sama dengan pihak posko kecamatan dan desa untuk mengidentifikasi titik-titik pengungsian atau wilayah pemukiman yang paling parah terdampak dan belum tersentuh bantuan secara maksimal.

Secara keseluruhan, dari total 7.200 galon Aqua disalurkan 646 galon di kecamatan Baktiya, Baktiya Barat 100 galon, Tanah Jambo aye 604 galon, Langkahan 400 galon, Seunuddon 250 galon, Sawang 300 galon, Muara Batu 800 galon, Dewantara 300 galon, Nisam 300 galon, Banda Baro 100 galon, dan 3.400 galon di Posko Bencana Alam Aceh.

Selain logistik air minum, penyediaan tempat tinggal sementara atau tenda juga menjadi fokus utama. DLHK menyalurkan 200 unit tenda khusus dari KemenLH RI yang dialokasikan masing-masing 100 unit untuk Kecamatan Baktiya dan Kecamatan Langkahan. Dua wilayah ini dipilih karena memiliki titik pengungsian mandiri yang cukup banyak. (tim/red).

Post a Comment

Previous Post Next Post