![]() |
| Arasyah |
Akeh Utara, newsataloen.com — Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara, Hanafiah yang akrab disapa Arasyah, mengharapkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi pemerintah, serta masyarakat yang menyelenggarakan kegiatan syukuran agar menggunakan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) lokal Ie Loen milik Perumda Tirta Pase.
Menurut Hanafiah, peluncuran produk Ie Leon oleh Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, pada Selasa (20/10/2026), merupakan momentum penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi daerah sekaligus membuka peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Sudah saatnya kita bersama-sama mendukung produk daerah sendiri. Kami berharap seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menjadikan Ie Loen sebagai pilihan utama untuk kebutuhan air minum dalam berbagai kegiatan kedinasan, rapat, sosialisasi, pelatihan, hingga kegiatan syukuran dan acara kemasyarakatan,” ujar Hanafiah dalam pernyataan yang disiapkan untuk rilis pers ini.
Ia menegaskan, dukungan terhadap produk lokal bukan sekadar persoalan memilih merek air minum, melainkan bagian dari upaya membangun perputaran ekonomi di daerah. Ketika belanja pemerintah dan masyarakat diarahkan kepada produk usaha milik daerah, maka peluang pertumbuhan usaha, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan pendapatan perusahaan daerah akan semakin terbuka.
Dorong OPD Menjadi Pelopor Penggunaan Produk Lokal
Hanafiah menilai, pemerintah daerah harus menjadi pelopor dalam membangun kebanggaan terhadap produk lokal. Oleh karena itu, ia mendorong setiap OPD, badan, kantor, serta instansi terkait agar memberikan dukungan nyata terhadap pemasaran Ie Loen.
Menurutnya, kebutuhan air minum dalam berbagai kegiatan pemerintah berlangsung secara rutin. Jika kebutuhan tersebut dapat dipenuhi oleh produk lokal dengan kualitas, harga, dan pelayanan yang kompetitif, maka hal ini dapat menjadi peluang pasar yang berkelanjutan bagi Perumda Tirta Pase.
“Bayangkan jika seluruh kegiatan rapat, pelatihan, sosialisasi, pertemuan resmi, dan acara syukuran menggunakan Ie Loen. Tentu akan terbuka pasar yang lebih luas bagi produk daerah kita. Perputaran uangnya pun berpeluang memberikan manfaat ekonomi bagi Aceh Utara,” tegasnya.
Ia juga mengajak perusahaan swasta, pelaku usaha, penyelenggara acara, serta masyarakat luas untuk ikut mempromosikan Ie Loen sebagai produk kebanggaan Aceh Utara.
PAD Harus Menjadi Orientasi Pengembangan BUMD
Lebih lanjut, Hanafiah menekankan bahwa pengembangan usaha Perumda Tirta Pase harus berorientasi pada pelayanan publik sekaligus peningkatan kinerja perusahaan dan kontribusinya terhadap PAD.
Menurutnya, keberhasilan Ie Loen tidak cukup diukur dari peluncuran produk dan besarnya kapasitas produksi. Manajemen juga perlu memastikan kualitas produk, konsistensi pasokan, harga yang bersaing, distribusi yang luas, strategi pemasaran yang efektif, serta pengelolaan perusahaan yang profesional dan transparan.
“Harapan kita, Ie Loen tidak hanya dikenal sebagai produk baru, tetapi benar-benar berkembang menjadi usaha yang sehat, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah. Setiap investasi yang dilakukan pemerintah daerah melalui BUMD harus memberikan manfaat yang terukur bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRK, Komisi III juga berharap manajemen Perumda Tirta Pase menyampaikan perkembangan penjualan, biaya operasional, perluasan pasar, serta kontribusi usaha Ie Loen terhadap pendapatan perusahaan secara berkala.
Bangga Produk Sendiri, Bangun Ekonomi Daerah
Hanafiah mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam mendorong pengembangan Ie Loen sebagai salah satu produk usaha daerah. Ia berharap semangat tersebut dapat diikuti dengan kerja sama seluruh pihak agar produk lokal mampu bersaing dan mendapatkan tempat di tengah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap Ie Loen tetap harus disertai dengan jaminan kualitas, keamanan pangan, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta pelayanan yang baik kepada konsumen.
“Kita ingin Ie Loen menjadi kebanggaan masyarakat Aceh Utara. Pemerintah, DPRK, dunia usaha, dan masyarakat harus memiliki semangat yang sama untuk memajukan ekonomi daerah. Dengan membeli dan menggunakan produk lokal yang memenuhi standar, kita ikut membuka peluang agar manfaat ekonomi kembali ke daerah kita sendiri,” tutup Hanafiah.
Komisi III DPRK Aceh Utara berharap Ie Leon dapat tumbuh menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah yang berkelanjutan, memperluas kesempatan kerja, dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan PAD Aceh Utara. ****


Post a Comment