Aceh Utara I Gebrak24.com – Masyarakat Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, mendesak keberpihakan nyata dari Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), dan anggota DPRA, Tgk Muharuddin, untuk segera memperbaiki ruas jalan penghubung antar-desa sepanjang satu kilometer yang meliputi Desa Matang Jeulikat, Cot Patisah, hingga Matang Panyang.
Pasalnya, jalan utama yang menjadi urat nadi perekonomian warga tersebut sudah puluhan tahun dibiarkan rusak parah dan dipenuhi lubang yang mengancam nyawa pengendara. Fakta bahwa kerusakan menahun ini terjadi di tanah kelahiran para pucuk pimpinan Aceh memicu kritik tajam dari masyarakat sipil.
"Masa jabatan lima tahun ini adalah kesempatan yang tidak datang dua kali. Jika dalam periode ini tidak ada pembangunan fasilitas mendasar di Seunuddon, maka jangan pernah bermimpi wilayah ini akan maju," tegas Thayfuri, warga Seunuddon, saat memberikan keterangan pada Sabtu (25/7/2026).
Senada dengan itu, Ridwan, seorang ASN yang setiap hari bertaruh keselamatan di jalan tersebut, mengeluhkan waktu tempuh yang kini membengkak dari 10 menit menjadi 25 menit akibat buruknya akses infrastruktur. Kondisi riil di lapangan ini sangat kontras dengan narasi kesejahteraan dan pemerataan yang kerap digaungkan dalam pidato politik.
Warga menilai, ukuran keberhasilan seorang pemimpin tidak dilihat dari popularitas atau baliho, melainkan dari kemampuannya menyelesaikan masalah mendasar rakyat kecil. Masyarakat Seunuddon berharap para pemangku kebijakan tidak menutup mata.
Mereka mendesak adanya tindakan konkret berupa pengaspalan jalan yang layak demi menjamin keselamatan anak sekolah, mempermudah petani mengangkut hasil panen, serta menghidupkan kembali sektor perdagangan lokal. (tim).

Post a Comment