Aceh Utara, newsataloen.com – Sebanyak 3.500 jemaah memadati Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada Selasa (25/8/2026). Acara keagamaan yang berlangsung khidmat ini diisi dengan zikir bersama, tausiyah, hingga kenduri tradisional khas Aceh.
Lantunan zikir dipimpin langsung oleh Imam Besar Masjid Agung Baiturrahim, Tgk. Jamaluddin (Walidi). Kemeriahan acara juga terlihat dari hadirnya 45 stan kuliner gratis yang menyajikan hidangan khanduri maulid hasil gotong-royong warga.
Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, S.E., M.M., hadir langsung bersama jajaran Forkopimda, para ulama, kepala OPD, camat, serta tokoh masyarakat se-Kabupaten Aceh Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Ayahwa menyampaikan bahwa Maulid Nabi merupakan tradisi dan budaya yang hidup di hati masyarakat Aceh secara turun-temurun. Lewat Khanduri Maulid, warga mengekspresikan rasa syukur dan cinta kepada Rasulullah SAW.
"Di balik semaraknya hidangan khanduri yang disajikan, terdapat nilai-nilai luhur seperti sedekah, gotong royong, silaturahmi, serta kepedulian antarsesama yang terus terjaga," ujar Ismail.
Namun, Syahwat sapaan Ismail A.Jalil mengingatkan jemaah agar esensi utama peringatan ini tidak pudar oleh kemeriahan fisik semata. Ia mengajak masyarakat menjadikan Rasulullah sebagai teladan dengan memperbaiki akhlak, menjaga lisan, membantu sesama, dan merawat persatuan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara juga mengapresiasi masyarakat Lhoksukon dan pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) atas suksesnya acara ini. Ismail berharap Masjid Agung Baiturrahim dapat bertransformasi menjadi pusat pembinaan umat dan benteng pemersatu masyarakat.
Ketua Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), T. Raja Habibi, menambahkan bahwa esensi utama dari agenda ini adalah menumbuhkan semangat meneladani akhlak mulia Nabi sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah antarwarga.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi sarana memperkuat ukhuwah islamiyah, mempererat kebersamaan, serta membangun kekompakan masyarakat yang semakin kokoh ke depannya," pungkas Raja Habibi.
Seluruh rangkaian acara, mulai dari shalat Subuh berjamaah, zikir, hingga kenduri massal, berjalan tertib dan kondusif. Kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi juga terjaga berkat pengamanan ketat dari personel Polantas bersama Polsek Lhoksukon. (tim/red)

إرسال تعليق