"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Utara beserta jajarannya," ujar istri Wakil Bupati Aceh Utara tersebut.
Tahun ini, festival megah tersebut mengusung tema “Membaca Jendela Dunia dan Menulis Karya Masa Depan”. Menurut Junidar, kerja keras seluruh jajaran Dispusip menjadi motor utama keberhasilan acara yang dinilai mampu menghidupkan kembali semangat membaca di kalangan masyarakat.
Selain kepada pihak panitia, Junidar juga secara khusus mengucapkan terima kasih kepada para mitra strategis yang ikut menyokong penuh jalannya acara.
"Kami juga mengucapkan terima kasih banyak kepada perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Harbour Energy SKK Migas, dan Gramedia yang telah mendukung terselenggaranya acara ini," pungkasnya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Aceh Utara mengatakan Teuku Cut Ibrahim, S.E., M.Si. mengatakan kini terus bertransformasi. Perpustakaan daerah tidak boleh lagi sekadar menjadi tempat penyimpanan buku yang pasif, melainkan harus menjadi wadah produktif bagi masyarakat.
Ia menyatakan komitmennya untuk mengubah pola pikir masyarakat dari sekadar pembaca menjadi pencipta karya yang nyata.
"Membaca adalah cara kita melihat jendela dunia, sedangkan menulis adalah langkah konkret untuk membangun karya masa depan," ujar Cut Ibrahim dalam keterangannya.
Menurutnya, Dispusip Aceh Utara berkomitmen penuh untuk hadir langsung di tengah masyarakat sebagai jembatan kreativitas. Fasilitas dan program yang disediakan diharapkan mampu memicu lahirnya karya-karya baru dari generasi muda setempat.
"Dispusip hadir di tengah masyarakat Aceh Utara sebagai jembatan yang memfasilitasi proses kreativitas tersebut demi melahirkan generasi emas yang literat," pungkasnya.
Salah satu daya tarik utama festival ini adalah lomba mewarnai anak yang berlangsung meriah. Berikut adalah daftar lengkap para juara: Kategori I (Usia 4–6 Tahun) masing-masing juara I: Azkia Kansa Humaira, juara II: Arthira Ardillah dan juara III: Ardha Khansa Zaina. Sedangkan Harapan I,II dan III masing-masing diraih oleh Hifza Zea Qaksya, Syatara (TK Satu Atap) dan Adila Syuhada
Sementara Kategori II (Usia 7–8 Tahun), juara I,II dan II masing-masing dimenangkan oleh Zhieyaul Arafah, Kheisya Aulia Humaira, dan Shakila Tanisya Putri, sementara harapan I: Siti Zahira, harapan II: Cut Badratul Nafis dan harapan III: Talita Humaira
Selamat kepada seluruh pemenang dan peserta lomba! Semoga kegiatan ini terus menumbuhkan kreativitas dan minat seni sejak dini.
Pada kesempatan tersebut turut hadir ibu Bupati Bireuen, ibu Bupati Aceh Timur, ibu Walikota Lhokseumawe, ibu Wakil Bupati Aceh Utara, kadis Perpustakaan dan kearsipan Aceh Utara, kadis Perpustakaan dan kearsipan Aceh Timur, kadis Perpustakaan dan kearsipan Bireuen, kadis Perpustakaan dan kearsipan kota Lhokseumawe, kepala sekolah dan guru dilingkup kab. Aceh Utara. (tim/red)

إرسال تعليق