/> Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Pemkab Aceh Utara Dorong Gerakan Antar Anak Sekolah

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Pemkab Aceh Utara Dorong Gerakan Antar Anak Sekolah

 

Bupati Aceh utara, H.Ismail A.Jalil


Aceh Utara, newsataloen.com –  Pemerintah Kabupaten Aceh Utara resmi meluncurkan Gerakan Mendampingi dan Mengantar Anak pada Hari Pertama Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027. Langkah ini tertuang dalam Surat Edaran Bupati Nomor 400.3.1/912/2026 yang diterbitkan awal Juli 2026.

Gerakan ini merupakan komitmen nyata daerah dalam mendukung Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Imbauan ini ditujukan kepada seluruh aparatur pemerintah, pimpinan instansi vertikal (TNI/Polri), BUMN/BUMD, perusahaan swasta, serta seluruh orang tua di Kabupaten Aceh Utara.

Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, menegaskan bahwa hari pertama sekolah pada Senin, 13 Juli 2026, adalah momentum penting untuk membangun hubungan emosional anak. Oleh karena itu, Pemkab Aceh Utara memberikan dispensasi berupa kelonggaran waktu masuk kerja di pagi hari bagi aparatur daerah yang mengantar anaknya ke sekolah.

Bupati berharap sektor swasta dan instansi vertikal turut memberikan ruang serupa bagi karyawannya. Pejabat daerah, anggota DPRK, hingga ASN diharapkan menjadi contoh nyata gerakan ini di tengah masyarakat.

"Kelonggaran ini diberikan agar para pegawai dapat memanfaatkan momen penting ini untuk mengantar anak sekaligus membangun komunikasi awal dengan pihak sekolah, baik sesama orang tua maupun guru," pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Utara, H. Jamaluddin, M.Pd., mengonfirmasi bahwa hari pertama sekolah merupakan momen yang sangat berharga. Beliau mengajak seluruh orang tua untuk meluangkan waktu mengantarkan putra-putri mereka ke sekolah.

Jamaluddin menekankan bahwa kehadiran orang tua di sekolah membawa dampak psikologis yang besar. Selain memberikan rasa aman dan percaya diri, kehadiran fisik orang tua menjadi dukungan emosional serta motivasi bagi anak untuk bersemangat dalam belajar. Hal ini juga menjadi teladan nyata bahwa keluarga menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama.

"Satu langkah bersama ayah dan ibu, melahirkan sejuta semangat untuk masa depan anak," ungkapnya.

Melalui momentum ini, beliau juga mengajak seluruh pihak terkait untuk bersinergi. "Mari bersama-sama kita wujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Utara," pungkas Jamaluddin. (tim/red)

Post a Comment

Previous Post Next Post