MINAHASA UTARA, newsataloen.com – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan wilayah Desa Sawangan, Kec. Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara, terus dikebut guna mencapai target penyelesaian yang telah ditetapkan. Memasuki pekan ini, pekerjaan konstruksi telah berada pada tahap pemasangan dan pengecatan pagar jembatan, Kamis (11/06/2026).
Tahap pemasangan pagar dilakukan sebagai bagian dari penyelesaian struktur pendukung yang berfungsi meningkatkan keamanan bagi pengguna jembatan. Setelah proses pemasangan selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan pengecatan untuk memberikan perlindungan terhadap material pagar sekaligus memperindah tampilan jembatan.
Tim pelaksana proyek bersama Babinsa Desa Sawangan Koramil 1310-06/Airmadidi Kodim 1310/Bitung, terus mengoptimalkan pekerjaan di lapangan agar seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal. Sejumlah pekerja terlihat melakukan pemasangan komponen pagar di sepanjang sisi jembatan, sementara sebagian lainnya mengerjakan proses pengecatan pada bagian yang telah terpasang.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat segera rampung dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Sawangan dan sekitarnya. Kehadiran jembatan ini nantinya akan mempermudah akses transportasi, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung aktivitas perekonomian antarwilayah.
Dengan progres yang terus menunjukkan perkembangan positif, pemerintah dan pihak pelaksana optimistis pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat diselesaikan tepat waktu sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana penghubung yang aman dan nyaman.
"Saat ini pekerjaan difokuskan pada pemasangan dan pengecatan pagar jembatan sebagai bagian dari tahapan akhir pembangunan. Seluruh tim terus bekerja maksimal untuk mengejar target penyelesaian proyek," ujar Babinsa Desa Sawangan Sertu Jemmi Korinus.
Terpisah, Komandan Kodim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ menyampaikan apresiasi atas progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang kini memasuki tahap pemasangan dan pengecatan pagar sebagai bagian dari penyelesaian akhir konstruksi. Ia menegaskan akan terus mendorong seluruh personel dan pihak terkait untuk bekerja secara optimal agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas dan faktor keamanan konstruksi.
"Jembatan ini memiliki nilai strategis bagi masyarakat karena akan memperlancar akses transportasi, mendukung aktivitas perekonomian, serta memperkuat konektivitas antarwilayah. Oleh karena itu, semangat kebersamaan dan gotong royong yang terjalin selama proses pembangunan harus terus dipertahankan hingga pekerjaan selesai sepenuhnya," pungkas Dandim.

Post a Comment