Bireuen, newsataloen.com -Meledak harga daging sapi di Bireuen Rp220.000/Kilogram, minat beli menurun bahkan beralih ke daging ayam potong,hal ini terjadi pada meugang pertama.
Dalam menyambut Hari Raya Idul Adha Tahun 2026, sejumlah pedagang yang dihubungi menyebutkan Senin Pagi,25/05/2026,karena harga lembu mahal,ini baru pertama terjadi, ungkapnya.
Harga daging sapi begitu mahal,sebut sejumlah warga Bireuen sedangkan pedagang daging sapi juga mengatakan hal yang sama, warga masyarakat untuk kebutuhan daging dialihkan ke daging ayam potong.
Pedagang ayam potong, diserbu pembeli karena harga masih stabil mulai harga Rp 55.000 sampai Rp 65.000/ekor, sesuai besar kecil.Akibat mahalnya daging sapi suasana meugang pertama.
Di Pasar khusus penjualan di lokasi Jalan Rel Kereta Api Kota Bireuen, ramai juga pembeli sebab walupun pada Hari Raya Idul Adha, bagi ummat Islam mengadakan pemotongan qurban yang dilakukan setelah shalat Ied.
Lokasi pemotongan hewan qurban biasanya di lokasi tempat ibadah di Masjid dan Maunasah,membantu kaum dhuafa dan fakir miskin,di berbagai Gampong atau desa,jelas Pak Thalib,salah satu petugas Keamanan Rakyat,yang dihubungi secara terpisah.
Sejumlah pedagang yang dihubungi, mahalnya daging, karena harga sapi naik 10 persen dari harga normal pada pasar penjualan hewan di Bireuen.Juga banyak kutipan kutipan tidak resmi, memberatkan pedagang, ungkapnya.(rizal jibro).

Post a Comment