/> Lelah Menunggu dalam Ketidakpastian: Kisah Korban Banjir Samudera Menanti Dana Stimulan

Lelah Menunggu dalam Ketidakpastian: Kisah Korban Banjir Samudera Menanti Dana Stimulan



Aceh Utara Gebrak24.com – Para penyintas banjir di Kecamatan Samudera, Aceh Utara, mulai kehilangan kesabaran. Hingga saat ini, dana bantuan stimulan pascabanjir yang dijanjikan pemerintah tak kunjung cair, membuat warga kesulitan memperbaiki tempat tinggal yang rusak parah.

Keluhan ini disuarakan oleh perwakilan warga, H. M. Yusuf Hasan. Ia menyebutkan bahwa proses pendataan sudah selesai dilakukan sejak lama, namun kepastian pencairan ke rekening penerima masih gelap.

"Kami sudah menunggu berbulan-bulan sejak air surut. Banyak rumah warga rusak parah dan belum diperbaiki karena tidak ada biaya. Kami mohon pemerintah segera mencairkan bantuan ini," tegas Yusuf kepada media, Selasa belum lama ini.

Yusuf menceritakan betapa dahsyatnya banjir yang melanda kawasan tersebut. Air yang naik dengan cepat tidak hanya merendam rumah, tetapi juga menghancurkan infrastruktur dan aset berharga. Ia sendiri menaksir kerugian material yang dialaminya mencapai Rp400 juta.

"Kerusakan meliputi pagar rumah, perabotan, hingga koleksi barang antik yang hancur terendam air," tambahnya.

Kondisi di lapangan menunjukkan dampak serius akibat keterlambatan bantuan ini. Banyak warga yang masih menumpang di rumah kerabat dengan fasilitas seadanya. Keterlambatan dana stimulan dinilai menjadi penghambat utama pemulihan ekonomi warga yang kehilangan harta benda saat bencana.

Warga mendesak dinas terkait untuk transparan mengenai kendala yang dihadapi. Mereka berharap birokrasi dan proses administrasi tidak menjadi penghalang bagi hak para korban untuk bangkit dari keterpurukan.

Hingga berita ini dimuat, pihak terkait seperti BPBD maupun Dinas Sosial Aceh Utara belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan tertundanya penyaluran bantuan tersebut. (tim/red)

Post a Comment

Previous Post Next Post