/> Tiga Bulan Pascabencana, Ketika Bantuan Korban Masih Mengendap di Kantor Bupati Aceh Utara

Tiga Bulan Pascabencana, Ketika Bantuan Korban Masih Mengendap di Kantor Bupati Aceh Utara


Aceh Utara, newsataloen.com – Penyaluran bantuan bagi korban bencana di Kabupaten Aceh Utara menuai sorotan. Meski musibah telah berlalu hampir tiga bulan, sejumlah bantuan logistik dilaporkan masih tersimpan di kantor Bupati Aceh Utara dan belum sepenuhnya didistribusikan kepada warga yang terdampak.

Kondisi ini memicu pertanyaan terkait efektivitas penanganan pascabencana oleh pemerintah daerah. Seharusnya, bantuan berupa logistik maupun kebutuhan pokok segera disalurkan untuk meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal atau mata pencaharian akibat bencana tersebut.

Pantauan media ini di lokasi seminggu terakhir ini, menunjukkan paket bantuan dalam jumlah besar masih tersusun di gudang atau area kantor bupati, sementara beberapa wilayah di Aceh Utara kerap dilanda musibah banjir dan keadaan darurat lainnya.

Penumpukan barang tersebut menimbulkan kekhawatiran akan penurunan kualitas barang bantuan, terutama bahan pokok yang memiliki masa kedaluwarsa. Warga menilai, bantuan seharusnya segera didistribusikan begitu masa tanggap darurat dimulai, bukan disimpan terlalu lama di kantor pemerintahan.

"Bantuan itu hak masyarakat yang tertimpa musibah. Jika hanya disimpan di kantor, tujuannya jadi tidak jelas. Kami berharap transparansi dan percepatan penyaluran," ujar salah satu warga setempat kepada media ini, Sabtu (25/1/2026).

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Utara belum memberikan keterangan resmi terkait alasan logistik tersebut masih tertahan di kantor bupati. Belum diketahui apakah barang tersebut merupakan stok cadangan (buffer stock) untuk bencana mendatang atau sisa bantuan yang belum tersalurkan dari periode sebelumnya. (tim).




Post a Comment

Previous Post Next Post