Bireuen, newsataloen.com - Pembeli belum ramai di tempat pembelanjaan seperti Swalayan,Pasar Pagi, begitu pula pada penjualan pakaian jadi,tapi padat di tempat penjualan kuliner buka puasa di sore hari.
Hal ini sesuai pengamatan tim media ini Selasa (10/03) di sejumlah tempat belanja yang ada di Kota Bireuen maupun pada Kota kecamatan, dalam wilayah Kabupaten Bireuen, masih sepi pembeli.
Sejumlah pedagang,yang dihubungi menyebutkan belum banyak pembeli, waktu sudah sampai dua puluh hari puasa pada bulan ramadhan 1447 Hijrah tahun 2026, biasanya warga masyarakat dari kota dan gampong.
Membeli pakaian biasa ada pedagang musiman,yang berjualan di pinggir jalan Kota Bireuen,masih menunggu mareka, apalagi harga sedikit murah, untuk kebutuhan menyambut Hari Raya Idul Fitri, ungkap Syahrul,salah seorang warga Bireuen.
Selama bulan Ramadhan yang ramai setiap sore,di pasar kuliner pedagang tempat penjualan kue basah dan minuman,diserbu warga jelang buka puasa, akibatnya macet arus lalulintas dan pedagang mendapat berkah rizki dari penjualan kue maupun yang membuat kue.
Kesibukan pedagang pakaian jadi dan sembako, diperkirakan tujuh hari jelang lebaran, untuk persiapan hari raya,apalagi pemerintah belum memberikan tunjangan hari raya,bagi pegawai negeri sipil maupun pensiun.
Para pensiunan dan pegawai negeri sipil, sangat mengharapkan Pemerintah Pusat dan Daerah dapat segera memberikan tunjangan hari raya tersebut, sebut sejumlah pensiun.(rizal jibro).

Post a Comment