Pidie Jaya I Gebrak24.com – Sekitar 5.000 warga memadati halaman Gedung MTQ, Kompleks Perkantoran Bupati Pidie Jaya, Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, dalam perayaan Maulid Akbar Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2026.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya tersebut berlangsung meriah dengan rangkaian zikir maulid, tradisi memasak kuah beulangong, serta penyajian hidangan bagi masyarakat dan tamu undangan.
Selain memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, Maulid Akbar ini menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat silaturahmi, sekaligus melestarikan tradisi budaya masyarakat Aceh.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Dengan Keteladanan Nabi Muhammad SAW Kita Perkuat Ukhuwah dan Tingkatkan Ketaqwaan Menuju Pidie Jaya yang Maju dan Sejahtera.”
Kehadiran masyarakat dari berbagai kecamatan menunjukkan tingginya antusiasme warga dalam menyukseskan kegiatan keagamaan tersebut.
Maulid Akbar turut dihadiri Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal, Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., ME, Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H., Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., serta unsur Forkopimda, pejabat pemerintah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Salah satu daya tarik Maulid Akbar tahun ini adalah keterlibatan seluruh kecamatan dalam mempersiapkan kegiatan. Setiap kecamatan menempati lokasi yang telah ditentukan untuk mendirikan tenda, menyiapkan dapur, menyajikan hidangan prasmanan, hingga menampilkan panggung zikir maulid.
Tradisi memasak kuah beulangong menjadi bagian istimewa dalam perayaan tersebut. Proses memasak hingga menyajikan makanan dilakukan secara bersama-sama, mencerminkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial yang masih terjaga dalam kehidupan masyarakat Aceh.
Panitia juga menggelar sejumlah perlombaan dan penilaian, di antaranya zikir maulid, keterampilan memasak, serta dekorasi panggung zikir dan tenda masing-masing kecamatan. Hadiah disediakan bagi para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan partisipasi masyarakat.
Pada pukul 12.30 WIB, Bupati Pidie Jaya bersama Forkopimda turut mengunjungi sejumlah stan kecamatan untuk melihat langsung persiapan panitia serta menyaksikan antusiasme masyarakat.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib, Polres Pidie Jaya mengerahkan 112 personel pengamanan.
Pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Langkah tersebut mengedepankan upaya preemtif dan preventif, sekaligus menyiapkan tindakan penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran.
Seluruh rangkaian Maulid Akbar Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2026 berakhir sekitar pukul 14.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Lebih dari sekadar perayaan keagamaan, Maulid Akbar menjadi ruang memperkuat persaudaraan, meneladani akhlak Rasulullah SAW, serta menjaga solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Semangat kebersamaan yang terbangun melalui tradisi kuah beulangong dan zikir maulid diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari sebagai modal sosial menuju Pidie Jaya yang maju dan sejahtera.(din/li)

Post a Comment