Bitung, newsataloen.com – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pengawasan terhadap budaya keselamatan pelayaran, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ ikut serta dalam kegiatan Sosialisasi Keselamatan Pelayaran serta Public Audience Monitoring dan Evaluasi Keselamatan Pelayaran, bertempat di Satrol Kodaeral VIII, Kelurahan Winenet Dua, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat maritim mengenai pentingnya keselamatan dan keamanan pelayaran, khususnya bagi nelayan dan masyarakat pesisir di wilayah Kota Bitung.
Kegiatan dibuka dengan pementasan tarian, menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan kegiatan, serta sambutan Dansatrol Kodaeral VIII Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits, E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CHRMP., yang menyampaikan bahwa transportasi laut memiliki peran strategis bagi masyarakat, khususnya di Kota Bitung sebagai kawasan maritim yang menjadi penghubung antar daerah, penggerak perekonomian, sekaligus sumber penghidupan bagi nelayan dan masyarakat pesisir.
Oleh karena itu, lanjutnya, keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama. Setiap aktivitas di laut perlu memperhatikan kelayakan kapal, kondisi cuaca dan gelombang, kapasitas angkut penumpang maupun barang, serta ketersediaan dan penggunaan perlengkapan keselamatan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan, operator kapal, awak kapal, nelayan, dan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kedisiplinan, mematuhi prosedur keselamatan, serta membangun tanggung jawab bersama dalam setiap aktivitas pelayaran," ujar Dansatrol.
Sementara itu, Pangdam XIII/Merdeka dalam sambutanya yang dibacakan Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, menegaskan bahwa keselamatan jiwa manusia harus selalu diutamakan di atas kepentingan ekonomi maupun tuntutan waktu. Seluruh pelaku aktivitas pelayaran diingatkan agar tidak mengabaikan kelayakan kapal, kondisi cuaca, kapasitas angkut, dan penggunaan perlengkapan keselamatan.
Lanjut Irdam, penyerahan life jacket atau jaket pelampung kepada perwakilan nelayan juga menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan di laut.
"Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, otoritas pelabuhan, Basarnas, Bakamla, operator pelayaran, dan masyarakat perlu terus diperkuat melalui koordinasi serta pengawasan terpadu guna mewujudkan pelayaran yang aman dan selamat," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ yang ikut hadir pada kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama yang harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas di laut. Melalui kegiatan sosialisasi dan monitoring serta evaluasi keselamatan pelayaran ini, kami berharap kesadaran dan pemahaman masyarakat maritim, khususnya para nelayan dan masyarakat pesisir di Kota Bitung, semakin meningkat dalam mengutamakan keselamatan saat melaut.
Dandim juga menghimbau kepada seluruh nelayan dan pengguna transportasi laut agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, memastikan kelayakan kapal, tidak melebihi kapasitas angkut, serta menyediakan dan menggunakan perlengkapan keselamatan, seperti life jacket, sesuai ketentuan yang berlaku. "Jangan mengabaikan faktor keselamatan demi mengejar waktu maupun kepentingan ekonomi, karena keselamatan jiwa manusia adalah hal yang paling utama," pungkas Dandim.
Dirinya menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, operator pelayaran, dan masyarakat dalam membangun budaya keselamatan pelayaran.
"Dengan koordinasi, pengawasan, dan kepatuhan terhadap aturan yang dilaksanakan secara konsisten, diharapkan aktivitas pelayaran di wilayah perairan Kota Bitung dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, sehingga mampu mendukung perekonomian serta kesejahteraan masyarakat pesisir.” tambahnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Plakat, Foto bersama, penyerahan Life jacket kepada perwakilan nelayan, dan ramah tamah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Bitung yang diwakili Asisten I, Forsman F.T. Dandel, S.Sos.; Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, S.I.P., M.Han., CGCAE; Kazona Bakamla Tengah Laksma Bakamla Teguh Prasetya, S.T., M.M., CHRMP; serta Plt. Direktur KPLP Dr. Triono, S.Pel., M.M., M.H.
Hadir pula Kasilog Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Romkeni Abraham Yansen, S.E.; Danyon TP 916/Bara Sakti Letkol Inf Aditya Yoga Pramana, S.S.T.Han.; perwakilan Guskamla Koarmada II, Kapten Laut (P) Warnadi; Kepala Dinas Perhubungan Kota Bitung Oktavianus Kandoli, M.Si.; Kepala Himpunan Nelayan Mario Mamuntu; serta sekitar 50 undangan yang terdiri dari nelayan dan masyarakat pesisir Kota Bitung. ***

إرسال تعليق