Aceh Utara, newsataloen.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Utara ikut menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram yang diinisiasi Pemkab Aceh Utars, Selasa (16/06/2026). Lembaga ini menghadirkan iringan kendaraan hias megah dan membagikan ratusan porsi kuliner tradisional Aceh secara gratis.
Acara meriah ini dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI) yang mewakili Kepala Kantor Kemenag Aceh Utara. Hadir pula perwakilan stan, Faisal, S.Ag., didampingi Ketua Kelompok Kerja Kepala Madrasah (K3M), H. Yoes.
Aksi kreatif ini mendapat dukungan penuh dari unsur madrasah. Sebanyak 20 peserta dari forum K2M—terdiri dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA)—turut mengawal jalannya parade.
Sepanjang jalan, kendaraan hias Kemenag Aceh Utara tampil mencolok dengan spanduk resmi instansi. Pawai ini menjadi simbol komitmen Kemenag dalam menjaga syiar Islam sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat.
Tidak hanya ramai di jalan raya, stan kuliner Kemenag Aceh Utara juga menjadi pusat perhatian utama pengunjung. Stan tersebut menyajikan aneka penganan khas dan kue tradisional Aceh.
Warga bisa menikmati camilan legendaris seperti kue Boh Rom-rom yang manis meleleh, kue bolu, risol, hingga aneka minuman segar. Istimewanya, ratusan porsi hidangan ini dibagikan secara gratis kepada warga dan peserta pawai.
Strategi ini sukses membakar semangat kebersamaan di tengah cuaca terik. Terbukti, ratusan porsi makanan langsung ludes dalam waktu singkat karena sangat membantu penonton dan peserta parade yang kelelahan.
Perwakilan stan Kemenag Aceh Utara, Faisal, S.Ag., menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk apresiasi nyata kepada masyarakat.
"Kami ingin berbagi kebahagiaan di momen yang spesial ini. Kuliner gratis ini adalah bentuk apresiasi kami untuk para peserta yang sudah lelah berparade, serta masyarakat yang begitu bersemangat mendukung acara ini," ujar Faisal di sela-sela kegiatan.
Melalui perayaan kreatif ini, Faisal berharap esensi dari pawai 1 Muharram tidak sekadar menjadi tontonan musiman. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah pemersatu dan ajang saling berbagi yang mempererat tali persaudaraan antarwarga. (tim/red).

إرسال تعليق