Aceh Utara, newsataloen.com - Aktivitas rehab berat Jembatan Gantung di Dusun Lhok Drien, Desa Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, terus bergerak maju. Di lokasi pembangunan, Babinsa Koramil 19/Sawang Kodim 0103/Aceh Utara, Serda Dedi Kakris, tampak turun langsung memantau pengerjaan bersama para pekerja yang sedang memasang dan mengelas rangka jembatan. Jumat (15/5/2026).
Suara mesin las dan percikan api terlihat menyala di atas rangka besi jembatan sepanjang 82 meter tersebut. Para pekerja terlihat fokus menyambung bagian leger jembatan dan memasang plat lantai satu per satu agar konstruksi semakin kokoh. Meski berada di ketinggian sekitar 8 meter.
Serda Dedi Kakris mengatakan pengerjaan terus dipacu karena jembatan ini menjadi akses penting penghubung Dusun Lhok Drien dengan Desa Teupin Reusep, Kecamatan Sawang. Kehadiran Babinsa di lapangan juga untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan aman dan sesuai rencana.
Saat ini progres rehab jembatan telah mencapai 54 persen. Selain pemasangan leger dan pengelasan rangka, pekerjaan plat lantai jembatan juga mulai terlihat terbentuk sehingga warga mulai bisa membayangkan kembali berdirinya akses penghubung yang selama ini dinantikan.
Beberapa warga yang datang melihat pengerjaan mengaku senang karena pembangunan jembatan terus menunjukkan perkembangan. Menurut mereka, akses tersebut sangat membantu aktivitas masyarakat, terutama untuk membawa hasil kebun dan mempermudah perjalanan antar dusun.
Dalam beberapa hari ke depan, pengerjaan akan dilanjutkan pada tahap pengelasan leger dan pemasangan plat lantai jembatan. Dengan progres yang terus bertambah di lapangan, warga berharap jembatan gantung di wilayah Sawang itu segera rampung dan dapat kembali digunakan dengan aman oleh masyarakat. ***

إرسال تعليق