Aceh Utara, newsataloen.com - Operasional kerja di lingkup PTPN IV Regional 6 (eks PTPN I) Cot Girek dilaporkan mengalami kendala serius. Sejak 9 Desember 2025 hingga saat ini, sekitar 3.200 hektar lahan produktif dari total luas 7.506 hektar milik perusahaan tidak dapat dikelola sama sekali oleh para karyawan.
Kondisi ini memicu kekhawatiran mendalam di kalangan pekerja yang menggantungkan hidupnya pada pengelolaan perkebunan tersebut. Mandegnya aktivitas di hampir separuh luas lahan perusahaan ini berdampak langsung pada produktivitas dan rutinitas kerja harian.
Rusli Cut Ali, salah satu karyawan PTPN IV Cot Girek, mengungkapkan bahwa situasi ini telah berlangsung selama beberapa bulan tanpa kepastian yang jelas."Sekitar 3.200 hektar dari 7.506 hektar milik PTPN Cot Girek tidak bisa kami kerjakan sama sekali, terhitung sejak 9 Desember 2025 sampai sekarang," ujar Rusli pada unjuk rasa karyawan kepada media, Kamis (07/05/2026
Mewakili rekan-rekannya, Rusli berharap pihak manajemen maupun pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Ketidakjelasan status lahan yang tidak bisa digarap tersebut membuat para karyawan merasa was-was akan kelangsungan pekerjaan mereka ke depan.
"Harapan kami selaku karyawan agar masalah ini segera terselesaikan sehingga kami bisa kembali bekerja seperti biasa," tegasnya. (tim/red).

Post a Comment