Aceh Utara, newsataloen.com – Insiden yang mencederai kebebasan pers kembali terjadi di Kabupaten Aceh Utara. Saiful Mda, jurnalis TV One, dilaporkan mengalami tindakan tidak menyenangkan berupa penarikan paksa oleh oknum saat sedang menjalankan tugas peliputan, Rabu (29/4/2026).
Ironisnya, tindakan kasar tersebut dialami Saiful di dua lokasi berbeda dalam satu hari. Peristiwa pertama terjadi saat peringatan Hari Posyandu Nasional di Kecamatan Langkahan, dan kejadian kedua saat penyaluran bantuan banjir di Gampong Ulee Rubek Timur, Kecamatan Seuneudon.
Kejadian bermula di tengah kemeriahan Hari Posyandu Nasional. Saat Saiful berupaya mengambil dokumentasi gambar dan menghimpun informasi, tiba-tiba seorang oknum di lokasi menariknya secara kasar. Aksi tersebut seketika menghambat proses pengambilan berita yang tengah dilakukan.
Tak berselang lama, intimidasi serupa kembali terulang di Kecamatan Seuneudon. Padahal, agenda penyaluran bantuan banjir di Gampong Ulee Rubek Timur tersebut turut dihadiri oleh istri Gubernur Aceh. Saiful kembali ditarik paksa saat berusaha mengabadikan momen kegiatan tersebut.
Tindakan penarikan terhadap jurnalis yang sedang bertugas ini memicu reaksi keras. Pasalnya, kerja jurnalistik dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Apa yang menimpa Saiful dinilai sebagai bentuk intimidasi nyata dan upaya penghalangan hak publik untuk mendapatkan informasi.
"Siapa pun yang berada dalam kegiatan publik seharusnya memberikan ruang bagi insan pers untuk menjalankan tugasnya secara profesional," ujar salah satu tokoh masyarakat setempat yang menyayangkan insiden tersebut.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara acara maupun oknum yang melakukan tindakan tersebut terkait alasan di balik penarikan paksa sang wartawan.
Kasus ini diharapkan menjadi evaluasi serius bagi penyelenggara kegiatan pemerintahan maupun pelayanan publik di Aceh. Penghormatan terhadap kerja-kerja media di lapangan sangat krusial guna menjamin kebebasan pers tetap terjaga di Bumi Serambi Mekkah. (tim).

إرسال تعليق