/> MIN 14 Aceh Utara Gelar Bukber, Kamad : Pahala Berlipat Ganda Bersama Anak Yatim

MIN 14 Aceh Utara Gelar Bukber, Kamad : Pahala Berlipat Ganda Bersama Anak Yatim


Aceh Utara, newsataloen.com - Bulan Ramadhan yang penuh berkah, tinggal delapan hari lagi. Salah satu tradisi yang membuat bulan ini begitu hangat adalah Buka Bersama (Bukber). Buka puasa bersama bukan sekadar agenda makan-makan, melainkan memiliki dimensi ibadah yang mendalam dalam Islam. Apalagi berbuka bersama anak yatim, memiliki nilai yang sangat istimewa. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk selalu berbagi, terutama dengan mereka yang membutuhkan.



Hal itu diungkapkan, Kepala MIN 14 Aceh Utara, H. Muhammad Yusuf, S.Pd.I pada giat buka puasa bersama keluarga besar madrasah, Kamis (12/03/2026).

“Momen buka bersama ini menjadi lebih bermakna karena selain berbagi makanan, kita juga berbagi kebahagiaan dan perhatian,” ujarnya.

Ia menyebutkan, ada beberapa keberkahan utama dalam momen buka bersama, yaitu pahala memberi makan yang berlipat ganda. Sabda Rasulullah SAW "Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka ia mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang itu sedikit pun,” katanya.

Selain itu, mempererat silaturahmi, karena Ramadhan adalah momen tepat memperbaiki hubungan yang renggang. Duduk bersama saat berbuka menumbuhkan rasa persaudaraan yang hangat.

Momen berbuka juga saat-saat mustajab (mudah dikabulkan) doanya. Ketika kita berkumpul bersama, mendoakan kebaikan satu sama lain.

Dikatakannya, berbuka bersama anak yatim, terutama di bulan Ramadhan, akan mendatangkan pahala yang besar. Setiap suapan yang kita berikan kepada mereka, setiap senyum yang terbit dari wajah mereka, menjadi pahala yang tak ternilai. Bahkan, memberikan sedikit makanan kepada mereka yang membutuhkan, akan menjadi amal yang sangat bernilai di sisi Allah SWT.

Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya memberi makanan, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kepedulian dan solidaritas sosial. “Mari kita manfaatkan waktu yang terbatas untuk berbuat kebaikan. Berbuka bersama anak yatim adalah salah satu cara yang sangat indah untuk merasakan makna kebersamaan dan kepedulian,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, beberapa anak yatim disantuni. Usai pandangan singkat dari kepala madrasah, sirine tanda berbuka puasa pun berbunyi. (H.Yos)

Post a Comment

Previous Post Next Post