/> Armada Rusak, BPBD Aceh Utara Gandeng PGE dan Pemko Lhokseumawe Padamkan Kebakaran di Samudera

Armada Rusak, BPBD Aceh Utara Gandeng PGE dan Pemko Lhokseumawe Padamkan Kebakaran di Samudera

Foto: Ilustrasi 



Aceh Utara, newsataloen.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara bergerak cepat merespons kebakaran yang menghanguskan rumah Syarifuddin, warga Desa Pusong, Kecamatan Samudera, pada Kamis (5/3/2026) dini hari pukul 03.13 WIB.

Langkah taktis diambil mengingat dua armada pemadam kebakaran milik BPBD Aceh Utara saat ini dalam kondisi tidak operasional. Kalaksa BPBD melalui Kabid Pemadam Kebakaran, Hasanuddin, langsung berkoordinasi dengan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) NSO/PGE dan Pemadam Kebakaran Kota Lhokseumawe untuk bantuan pemadaman darurat.

"Begitu menerima informasi dari warga, kami langsung meminta back-up dari Pos Damkar Pemko Lhokseumawe dan Pos Siaga PGE Point A agar segera meluncur ke lokasi rumah warga yang terbakar," ujar Hasanuddin.

Hasanuddin menjelaskan, keterbatasan armada ini disebabkan oleh kerusakan teknis pasca-penanganan bencana sebelumnya. Armada Pos Landeng mengalami rusak berat setelah memadamkan kebakaran lahan di Cot Girek, sementara unit dari Pos Alue Bili sedang dalam proses perbaikan akibat kendala teknis saat pemadaman lahan di lokasi banjir Kecamatan Langkahan.

Meski terkendala fasilitas, Hasanuddin menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Sesuai SOP, jika armada dalam perbaikan, kami tetap memberikan pelayanan dengan menjalin sinergi bersama instansi pemerintah daerah tetangga serta BUMN/BUMD," tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyampaikan apresiasi mendalam atas solidaritas yang ditunjukkan oleh tim gabungan.

"Atas nama Pemerintah Aceh Utara, kami mengucapkan terima kasih kepada Walikota Lhokseumawe beserta personel yang siaga penuh, serta tim Damkar PGE atas respons cepatnya. Solidaritas ini sangat membantu warga kami yang sedang tertimpa musibah," tutup Hasanuddin. (tim/red)

Post a Comment

Previous Post Next Post