Aceh Utara, newsataloen.com – Kepedulian terhadap dunia pendidikan pascabencana kembali ditunjukkan oleh Polri. Personel Polres Lhokseumawe bersama Polsek Samudera dan BKO Brimobda Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembersihan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 8 Samudera di Desa Tanjong Mesjid, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Lhokseumawe Kompol Salmidin, S.H., dan melibatkan sekitar 80 personel gabungan. Turut hadir Kapolsek Samudera AKP M. Ikhsanuddin, Danki Brimob Kaltim AKP Elan Suherlan, serta sejumlah perwira dan personel dari Polres Lhokseumawe, Polsek Samudera, dan Brimob Kaltim.
Setibanya di lokasi, personel gabungan langsung bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah yang masih dipenuhi lumpur dan sampah sisa banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu. Endapan lumpur tebal yang menutupi ruang kelas, halaman sekolah, dan sejumlah fasilitas penunjang menyebabkan aktivitas belajar mengajar terhenti dalam beberapa waktu.
Dengan peralatan sederhana, personel Polri bersama warga setempat menyisir setiap sudut sekolah, mengangkat lumpur, serta membersihkan ruang-ruang belajar agar kembali layak digunakan. Pembersihan ini menjadi langkah awal pemulihan sarana pendidikan bagi anak-anak di wilayah terdampak banjir.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. melalui Wakapolres Lhokseumawe Kompol Salmidin, S.H. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana, khususnya dalam mendukung keberlangsungan pendidikan.
“Kami ingin memastikan sekolah ini kembali bersih dan dapat digunakan untuk proses belajar mengajar. Anak-anak adalah masa depan, sehingga pemulihan fasilitas pendidikan menjadi salah satu prioritas kami,” ujar Kompol Salmidin.
Usai beristirahat, makan, dan menunaikan ibadah salat pada pukul 12.30 WIB, seluruh personel kembali melanjutkan pembersihan hingga kondisi sekolah dinyatakan bersih.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri 8 Samudera, Mulidar, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolda Aceh, Kapolda Kalimantan Timur, Kapolres Lhokseumawe, serta Wakapolres Lhokseumawe atas bantuan personel yang diturunkan untuk membersihkan sekolahnya.
Ia mengungkapkan, sebelum dilakukan pembersihan, para siswa terpaksa membuka sepatu saat memasuki area sekolah karena lantai dan halaman masih dipenuhi lumpur. Kini, setelah dilakukan pembersihan, kondisi sekolah sudah jauh lebih baik dan dapat dilalui dengan nyaman.
“Alhamdulillah, sekarang anak-anak sudah bisa masuk sekolah memakai sepatu tanpa khawatir terendam lumpur. Kondisi sekolah jauh lebih bersih dan layak untuk belajar,” tutur Mulidar.
Kegiatan pembersihan SDN 8 Samudera selesai sekitar pukul 15.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Diharapkan, melalui kegiatan ini, proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal serta menjadi penguat semangat bagi masyarakat dalam bangkit dari dampak banjir bandang. ***

إرسال تعليق