-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Rakor Turun Sawah MT Rendengan 2022/2023, Dihadiri Pj Bupati Pidie

Jumat, September 23, 2022 | September 23, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-09-23T00:00:48Z




Sigli, newsataloen.com - - Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpang) Pidie, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) turun sawah Masa Tanam (MT) Rendengan tahun 2022/2023, di aula Distanpang Pidie, Kamis (22/09/2022).

Rakor yang dihadiri Penjabat Bupati Pidie, H. Wahyudi Adisiswanto, M.Si., tersebut bertemakan, "Peningkatan Peran Petani Melalui Pendampingan Penyuluh Untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan".

Mendampingi Pj Bupati pada rakor ini, Kadistanpang Pidie, Hasballah, S.P., M.M., Kadis PUPR Pidie, Buchari, A.P., M.Si., Kabag Prokopim Setdakab Pidie, Teuku Iqbal, S.STP., M.Si., para pejabat Distanpang Pidie. Juga turut dihadiri oleh anggota Komisi II DPRK Pidie, Zamzami.

Selain itu, rakor ini juga diikuti oleh instansi terkait seperti, Bappeda, Kabag Perekonomian Setdakab Pidie,  Bolog, Statistik, BPN, Dewan Ketahanan Pangan, KTNA, BPSB, para distributor pupuk, Camat dan Keujruen Chik dalam Kabupaten Pidie.  

Dalam arahannya Pj Bupati menyebutkan, Rakor ini saya anggap sangat penting dalam menyamakan persepsi dan tindakan-tindakan, baik di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Gampong, dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Pidie.

Pemerintah sampai saat ini terus mengupayakan pemantapan ketahanan pangan bagi masyarakat, yang menjadi salah satu prioritas pembangunan pangan di Kabupaten Pidie, yang sudah dikenal sebagai lumbung padi/sentra produksi pangan Provinsi Aceh.

Prestasi ini hendaknya terus kita pertahankan, terlebih semangat dan antusiasme masyarakat yang pantang menyerah dalam mengadopsi teknologi terbaru dan telah menjadikan daerah kita surplus setiap tahunnya.

Dalam pelaksanaan program pemantapan ketahanan pangan masyarakat, kita akan memasuki MT Rendengan tahun 2022/2023 dengan sasaran areal tanam padi di 22 kecamatan. 

Namun demikian kita terus dihadapkan dengan permasalahan ketersediaan air irigasi, bibit unggul, pupuk dan hama penyakit. Maka dengan adanya musyawarah diharapkan dapat melahirkan solusi sebagai acuan bagi petani/ kelompok tani dalam melaksanakan MT Rendengan tahun 2022/2023.

Untuk itu, Pj Bupati minta kepala dinas Distanpang dan instansi terkait lainnya agar lebih jeli dan tanggap terhadap berbagai permasalahan di lapangan, sehingga pelaksanaan MT Rendengan dapat berjalan seperti diharapkan.

Digambarkannya, jika pada MT Rendengan saja dalam budidaya sawah, dimana per hektarnya menghasilkan 6,7 ton. Dengan luas tanam MT Rendengan ada 24.784 hektar, maka produksinya mencapai 166.053 ton atau 166.053.000 kg. 

Jika dikalikan 1 kg Rp5000 maka pendapatan petani  mencapai Rp830 milyar lebih. Demikian perputaran uang di Pidie dalam kurun waktu satu MT Rendengan, sebut Pj Bupati.

Pada bagian akhir arahannya, Pj Bupati harapkan para peserta untuk dapat memanfaatkan momentum ini dengan sebaik- baiknya, serta dapat  melaksanakan apa yang menjadi kebijakan dan kesepakatan yang telah dirumuskan bersama. 

Terutama dalam menyukseskan penyelenggaraan MT Rendengan tahun 2022/2023, yang bermuara pada peningkatan taraf hidup petani dan keluarganya, demikian Pj Bupati Pidie.
×
Berita Terbaru Update