Kabupaten Bireuen, newsataloen.com - warga Juli Abeuk Budi Bireuen diwakili Razali A Rahman,tokoh masyarakat gampong setempat, bertanya soal sapi gemuk,dari alokasi dana desa,untuk program pemeliharaan sapi sekitar Rp 500 juta, warga secara bergiliran tahun 2020
Hal ini dijelaskan Razali A Rahman(foto),52, mengatakan sejak dulu dikucurkan alokasi dana desa, program pemeliharaan sapi sesuai hasil kesepakatan bersama disisihkan uang sekitar lebih kurang Rp 500 juta
Uang ini menurut Razali A Rahman,kepada tim media ini, Selasa (24/08),yang mengaku pernah menjabat Kepala Desa tahun 1993 dan berakhir jabatan 2018,untuk beli ternak sapi untuk masyarakat sejumlah 30 orang atau sesuai kecukupan uang itu dengan harga sekitar Rp 13.000.000/ekor,sesuai musyawarah gampong.
Dibentuk suatu kelompok Ketua, Sekretaris dan bendahara, setelah sapi dibeli, lalu diserahkan kepada warga tersebut, dipelihara bergiliran jangka waktu satu tahun sudah itu,dikembalikan modal(sapi dijual) sedangkan laba diserahkan kepada orang pelihara,sebut Razali A Rahman.
Bagi warga giliran jatah sapi 2021 ini, seharusnya sudah diterima sapi pada bulan Februari dan Maret sampai bulan Agustus 2021, belum dibagikan.
Keusyeik bersama tuha pheut,tuha lapan ,sudah melakukan rapat, menurut,kata keusyeik uang ada di rekening pada salah satu bank.
Kenapa uang itu, yang sudah dikembalikan pihak pemeliharaan 2020,tidak beli sapi,inilah punca persoalannya warga masyarakat bertanya,!, soal sapi gemuk ini ?,tambah Razali A Rahman.
Ketua Tuha Pheut Pak Adi,yang sering dipanggil oleh warga,yang dihubungi tim media ini alat komunikasi handphone, pukul 11,24 wib(Selasa,24/08) membenarkan program pemeliharaan sapi tahun 2021 tersendat pihak warga menanyakan hal ini,baik kepada saya dan keusyeik?, menurut Adi,jumlah uang itu sekitar Rp 420 Juta,bila kita beli sapi dengan harga Rp 13.000.000/ekor.
Berapa yang dapat sapi,kita serahkan kepada warga (pemilihara) secara bergiliran,yang lebih jelas, coba tanyakan kepada pak keusyeik,kata Adi.
Keusyeik Juli Abeuk Budi Munzir Husen, dihubungi Selasa (24/08) sekitar pukul 11,41 wib pakai alat komunikasi handphone, menyebutkan bahwa uang ada di rekening bendahara,berapa jumlahnya tidak ingat?.
"Program sapi ini benar secara bergiliran,untuk kita tarik uang modal kembali ,dari pemelihara sapi pertama butuh waktu lama," kilah Munzir. (rizal jibro).

إرسال تعليق