/> Ratusan Pembalap Meriahkan Kejurprov. Drag Bike IMI Aceh Putaran 3 Piala Dandim Aceh Utara 2026

Ratusan Pembalap Meriahkan Kejurprov. Drag Bike IMI Aceh Putaran 3 Piala Dandim Aceh Utara 2026



Aceh Utara, newsataloen.com  – Sebanyak 600 pembalap mengikuti Kejurprov. Drag Bike Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh Putaran 3 Piala Dandim 0103/Aceh Utara Tahun 2026 yang berlangsung selama dua hari, 17–18 Oktober 2026, di Sirkuit Jalan Line Pipa–SP Landeng, Desa Matangben, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara.

Kejuaraan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tersebut secara resmi dibuka oleh Komandan Kodim (Dandim) 0103/Aceh Utara, Letkol Inf. Faisal, S.Sos., M.Si. Dalam kesempatan itu, Dandim juga melepas para pembalap untuk memulai perlombaan.

Dalam sambutannya, Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Inf. Faisal, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, kru tim balap, serta pencinta otomotif yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia menilai, balap motor drag bike bukan sekadar ajang adu kecepatan, melainkan olahraga yang membutuhkan keterampilan pembalap, ketelitian mekanik, kemampuan teknis, serta kerja sama yang baik antara pembalap dan tim.

Menurutnya, perlombaan dengan lintasan sepanjang 201 meter itu menuntut ketepatan dan konsentrasi tinggi. Bahkan, selisih waktu 0,01 detik dapat menentukan hasil akhir pertandingan.

Pada kejuaraan tersebut, panitia mempertandingkan delapan kelas dengan karakteristik dan tantangan berbeda. Setiap kelas diharapkan menjadi kesempatan bagi peserta untuk menguji kemampuan sekaligus meraih prestasi di dunia otomotif.

“Balapan di jalan raya adalah pelanggaran, sedangkan balapan di sirkuit merupakan jalan untuk meraih prestasi,” tegas Dandim dalam pesannya kepada para pembalap.

Ia menekankan pentingnya penyediaan fasilitas balap yang memadai agar generasi muda dapat menyalurkan bakatnya secara positif tanpa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Melalui tema “Bersama TNI, Aceh Utara Bangkit”, Faisal berharap kejuaraan tersebut dapat menunjukkan bahwa Aceh Utara merupakan daerah yang aman, damai, dan terbuka bagi masyarakat dari berbagai wilayah.

Selain menjadi ajang olahraga dan hiburan, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi antarpembalap, mendorong pembinaan atlet otomotif, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Dandim juga mengingatkan seluruh peserta dan pengunjung, khususnya yang datang dari luar daerah, agar menghormati adat istiadat serta pelaksanaan syariat Islam di Aceh.

Ia mengimbau peserta, kru, dan penonton untuk menjaga perilaku, memperhatikan ketentuan berpakaian, serta menghormati waktu ibadah. Panitia juga diminta memberikan kesempatan kepada seluruh pihak untuk melaksanakan salat ketika waktunya tiba.

“Jangan sampai kegiatan balapan menjadi alasan bagi kita untuk meninggalkan kewajiban beribadah. Mari kita seimbangkan semangat olahraga dengan ketaatan kepada Allah SWT,” pesannya.

Lebih lanjut, Faisal menyampaikan tiga hal penting yang harus menjadi perhatian seluruh pihak selama kejuaraan berlangsung, yakni mengutamakan keselamatan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan sirkuit.

Ia menegaskan bahwa keselamatan jauh lebih berharga daripada piala maupun kemenangan. Karena itu, para pembalap diminta mematuhi seluruh ketentuan perlombaan, menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai, dan mengikuti arahan panitia serta petugas di lapangan.

Para peserta juga diharapkan dapat menerima hasil pertandingan dengan lapang dada, menghormati keputusan juri, dan menunjukkan sikap profesional, baik saat meraih kemenangan maupun ketika mengalami kekalahan.

Sementara itu, kepada para penonton, Dandim mengimbau agar tetap tertib, tidak memasuki area lintasan yang dilarang, serta menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Ia berharap Kejuaraan Drag Bike IMI Putaran 3 memperebutkan Trophy Dandim 0103/Aceh Utara Tahun 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan sukses hingga hari terakhir.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, panitia, komunitas otomotif, dan masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun prestasi olahraga serta menyalurkan potensi generasi muda ke arah yang positif.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Dragbike Tanah Luas, Wideni Sudirman, mengatakan bahwa Kejuaraan Drag Bike IMI Putaran 3 tahun ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang diselenggarakan pada tahun sebelumnya.

Menurut Wideni, penyelenggaraan tahun kedua tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membina bakat generasi muda di bidang balap motor, khususnya di Aceh Utara dan daerah sekitarnya.

“Ini merupakan tahun kedua kegiatan yang sama diselenggarakan. Kami berkomitmen untuk mengemas acara ini secara lebih matang demi memberikan ruang yang aman dan kompetitif bagi para pembalap,” ujar Wideni saat dikonfirmasi media.

Ia menjelaskan, persiapan kejuaraan telah dilakukan dalam waktu yang cukup panjang dengan melibatkan dukungan berbagai pihak, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan penyelenggaraan dan anggaran kegiatan.

Wideni turut menyampaikan apresiasi kepada Dandim 0103/Aceh Utara yang dinilainya memberikan dukungan sejak gagasan kegiatan tersebut mulai dirintis.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan kejuaraan sekaligus membuka kesempatan bagi para pembalap untuk mengembangkan kemampuan melalui kompetisi resmi.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang sehingga memberikan manfaat bagi perkembangan olahraga otomotif dan masyarakat Aceh Utara.

Dengan partisipasi 600 pembalap, Kejuaraan Drag Bike IMI Putaran 3 Piala Dandim Aceh Utara 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat pembinaan atlet, menumbuhkan sportivitas, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara.

Melalui kegiatan ini, olahraga otomotif diharapkan semakin berkembang dan mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat, mengasah kemampuan, serta meraih prestasi melalui jalur yang aman dan terorganisasi. (tim/Red)


Post a Comment

Previous Post Next Post