Aceh Utara, newsataloen.com - Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, terus bergerak. Di lokasi, rangkaian besi untuk abutment mulai disiapkan, bersamaan dengan pekerjaan pengecoran pada bagian abutment tepi jauh. Selasa (6 Oktober 2026).
Jembatan tersebut nantinya menjadi penghubung Dusun Cot Calang dan Dusun Lhok Baro, Kecamatan Sawang. Berdasarkan perkembangan pekerjaan di lapangan, pembangunan jembatan saat ini telah mencapai 24 persen.
Jembatan ini memiliki panjang 115 meter dengan lebar 2,4 meter dan tinggi 14 meter. Sementara abutment yang menjadi bagian penting dari konstruksi jembatan memiliki panjang 2,2 meter, lebar 4 meter dan tinggi 3 meter
Babinsa Koramil 19/Sawang, Serda Dedy Karkrisdiyanto, terus memantau perkembangan pembangunan jembatan di wilayah binaannya. Dari kondisi di lokasi, pekerjaan yang sedang dilakukan meliputi perangkaian besi serta pengecoran abutment pada bagian tepi jauh.
Kodim 0103/Aceh Utara melalui jajaran Babinsa terus mengikuti perkembangan pembangunan jembatan perintis tersebut agar setiap tahapan pekerjaan dapat terpantau sesuai kondisi di lapangan. Perkembangan pekerjaan juga menjadi bagian dari pemantauan terhadap pembangunan akses penghubung bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Sementara itu, Koramil 19/Sawang melalui Babinsa Serda Dedy Karkrisdiyanto akan terus memantau pekerjaan berikutnya, dengan rencana kegiatan berupa perangkaian besi dan pengecoran abutment tepi jauh sebagai tahapan lanjutan pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Riseh Tunong. ***

Post a Comment