Aceh Utara, newsataloen.com – Menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026, Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporapararekraf) Kabupaten Aceh Utara memberikan kado spesial bagi pemuda-pemudi inspiratif di daerahnya. Penghargaan berupa sertifikat beserta uang pembinaan diserahkan langsung pada upacara peringatan yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Aceh Utara, Rabu (28/10/2026).
Adapun kompetisi yang diselenggarakan meliputi Pemilihan Pemuda Pelopor, Cipta dan Baca Puisi, Karya Tulis Ilmiah, serta Pemilihan Pemuda Prestasi Tahun 2026. Penghargaan diserahkan oleh Sekda Aceh Utara, Dayan Albar, S.Sos.,M.A.P didampingi Kepala Disporapararekraf Aceh Utara, Zulkifli, S.Ag., M.Pd.
Dalam kategori Pemilihan Pemuda Pelopor, terdapat empat peserta yang meraih juara pertama. Mereka adalah Abdul Hamid dari Kecamatan Paya Bakong dengan karya Budi Daya Melon Khas Aceh Utara, Baizul Khalis dari Kecamatan Kuta Makmur dengan karya Pusat Edukasi Lingkungan Rimba Honey, Nahlil Mukta dari Kecamatan Nisam dengan karya Ploger Rencong Pasee, serta Hayatun Nufus dari Kecamatan Muara Batu dengan karya Pendidikan Gratis bagi Anak Yatim Desa. Masing-masing pemenang memperoleh uang pembinaan sebesar Rp5 juta.
Sementara itu, pada Lomba Cipta dan Baca Puisi, Jihan Fanyra dari Kecamatan Dewantara meraih juara pertama melalui karya Sultanahnarisyah Ratu di Peradaban Pasai dengan uang pembinaan Rp2 juta.
Juara kedua diraih Elvina Thuhrarosa, juga dari Kecamatan Dewantara, melalui puisi Cerita yang Belum Usai dari Tanah Ini dengan uang pembinaan Rp1,5 juta. Adapun juara ketiga diraih Syifa Az-Zahra Cheesy dari Kecamatan Kuta Makmur melalui karya Suara Bangkit dari Tanah Pasee dengan uang pembinaan Rp1 juta.
Pada kategori Lomba Karya Tulis Ilmiah, Nurul Aliya dari Kecamatan Muara Batu berhasil meraih juara pertama dengan karya berjudul Master Plan Ekonomi Sirkular Eceng Gondok: Inovasi Pemula dalam Pengelolaan Limbah Gulma di Aceh Utara. Ia memperoleh uang pembinaan sebesar Rp2 juta.
Juara kedua diraih Muhammad Fauzi dari Kecamatan Kuta Makmur melalui karya Inovasi Pemuda dalam Pelestarian Seni Alee Tunjang sebagai Ikon Seni Autentik Aceh Utara, dengan uang pembinaan Rp1,5 juta.
Sedangkan juara ketiga diraih Muhammad Fadhil, dari Kecamatan Kuta Makmur, melalui karya Sabut Kelapa Berdaya: Inovasi Pemuda dalam Mengolah Limbah Menjadi Sumber Ekonomi Baru bagi Aceh Utara, dengan uang pembinaan Rp1 juta.
Selain kompetisi tersebut, Disporapararekraf Aceh Utara juga memberikan penghargaan kepada para pemuda yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional melalui program Pemilihan Pemuda Prestasi Tahun 2026.
Zainur Izwanda dari Kecamatan Lhoksukon meraih juara pertama atas prestasinya sebagai Juara I Scientific Internasional Bakti Husada. Ia memperoleh uang pembinaan sebesar Rp5 juta.
Juara kedua diraih Ahyar Arrayam dari Kecamatan Muara Batu yang meraih Harapan I MTQ Nasional Cabang Kaligrafi Kontemporer Tahun 2026, dengan uang pembinaan Rp3 juta.
Sementara itu, Dhiaurrahman dari Kecamatan Muara Batu meraih juara ketiga berkat prestasinya sebagai Juara II International Astronomy Competition. Ia memperoleh uang pembinaan sebesar Rp2 juta.
Kepala Disporapararekraf Aceh Utara, Zulkifli, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemuda yang telah menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta prestasi dalam berbagai bidang.
Menurutnya, penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, menghasilkan karya inovatif, serta mengharumkan nama Kabupaten Aceh Utara di tingkat nasional maupun internasional.
Rangkaian seleksi dan pembinaan pemuda berprestasi itu dilaksanakan sepanjang tahun anggaran 2026 oleh Disporapararekraf Aceh Utara.
Melalui program tersebut, Ia berharap semakin banyak pemuda yang berani berinovasi, berdaya saing, dan berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Momentum Hari Sumpah Pemuda juga diharapkan menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan bangsa, sekaligus menjadi penggerak perubahan positif bagi masyarakat dan Kabupaten Aceh Utara. (tim/red).

Post a Comment