Aceh Utara, newsataloen.com - Jembatan beton di lintasan irigasi Langkahan, Desa Asan AB, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, kini lumpuh total setelah dibiarkan rusak dalam waktu yang terlalu lama. Warga setempat menuding pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Aceh terkesan tutup mata terhadap kondisi infrastruktur yang kian memprihatinkan tersebut.
Pantauan di lokasi menunjukkan struktur pondasi di salah satu sisi jembatan telah runtuh akibat tergerus arus air. Akibatnya, badan jembatan beton miring drastis hingga salah satu ujungnya tenggelam ke dalam air sungai yang keruh. Di sekitar area reruntuhan, tampak tumpukan sampah dan material tanah yang ikut tergerus.
Kerusakan ekstrem ini memutus akses petani tidak bisa lagi melintas untuk pergi ke area persawahan mereka. Kondisi tersebut jangankan kendaraan, pejalan kaki pun sama sekali tidak bisa melintasi karena akses jalan di seberang jembatan sudah terputus.
Kekecewaan MasyarakatKekecewaan mendalam disampaikan oleh salah seorang warga yang ditemui di lokasi kejadian."Jembatan ini dibiarkan rusak terlalu lama tanpa perbaikan, Senin (19/7/2026)
Warga berharap pihak BWS Sumatera I Aceh segera turun ke lapangan untuk melakukan evaluasi dan melakukan perbaikan darurat agar aktivitas perekonomian masyarakat tidak terus terganggu.
Hingga berita ini ditayang, belum ada keterangan resmi dari BWS 1 Aceh. Menurut sumber menyatakan pihak BWS I Aceh terkesan tutup mata dengan kondisi ini, padahal ini akses penting warga. (tim)

Post a Comment