Aceh Utara, newsataloen.com – Pemerintah Kecamatan Syamtalira Aron bersama masyarakat terus memacu pengerjaan normalisasi saluran irigasi di sejumlah titik strategis. Langkah cepat ini diambil guna memastikan pasokan air lancar menjelang jadwal turun sawah serentak yang ditargetkan pada bulan Mei ini.
Ketua Forum Keuchik Syamtalira Aron, Zulfikar, menyatakan bahwa normalisasi ini merupakan langkah krusial agar ribuan petani di wilayah tersebut tidak terkendala saat memulai masa tanam.
"Kami sedang giat-giatnya melakukan normalisasi saluran irigasi. Targetnya, bulan Mei ini warga sudah bisa turun sawah tanpa terkendala aliran air," ujar Zulfikar kepada media, Kamis (7/5/2026).
Zulfikar merincikan, normalisasi ini mencakup total areal persawahan seluas 1.400 hektar. Dari luasan tersebut, mayoritas lahan yakni seluas 1.263 hektar mengandalkan sistem irigasi teknis. Sementara itu, 30 hektar menggunakan sistem pompanisasi, dan sisanya 185 hektar merupakan lahan tadah hujan.Kegiatan yang dilakukan secara gotong royong ini mendapat sambutan hangat dari warga.
Menurut Zulfikar, masyarakat sangat antusias karena menyadari kelancaran irigasi adalah kunci utama keberhasilan panen."Warga menyambut baik karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Dengan saluran yang bersih, kita optimis produktivitas padi tahun ini bisa maksimal," tambahnya.
Selama ini, kendala distribusi air sering kali menjadi penghambat produktivitas petani di kecamatan tersebut. Dengan adanya perbaikan dan pembersihan saluran secara menyeluruh, diharapkan masalah tersebut dapat teratasi secara permanen.
"Kami berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar proses perbaikan ini berjalan lancar sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh seluruh petani di kecamatan kita," pungkas Zulfikar. (tim/red)

إرسال تعليق