![]() |
| Said Saiful |
Banda Aceh, newsataloen.com – Ketua Pers Siber Indonesia (PSI) Provinsi Aceh, Said Saiful, melontarkan kritik keras sekaligus desakan politik terbuka kepada Ketua Umum Partai Aceh (PA) untuk segera mengevaluasi dan mengganti Ketua DPRA, Zulfadli.
Desakan ini disampaikan pada Jumat, 10 April 2026, di tengah memanasnya dinamika internal yang dinilai tidak lagi sekadar friksi biasa, melainkan telah menjelma menjadi krisis kepercayaan di tubuh legislatif Aceh. Mencuatnya mosi tidak percaya dari mayoritas anggota DPRA disebut sebagai indikator kuat bahwa legitimasi kepemimpinan tengah berada di titik nadir.
Said Saiful bahkan secara tegas menilai, perilaku Zulfadli alias Abang Samalanga belakangan ini telah mencederai kehormatan lembaga dan mempermalukan rakyat Aceh.
“Perilaku yang ditunjukkan sangat memalukan dan tidak mencerminkan kepantasan seorang pimpinan lembaga terhormat. Ini bukan hanya soal etika pribadi, tetapi menyangkut marwah rakyat Aceh yang diwakili oleh DPRA,” tegasnya.
Menurutnya, kepemimpinan di bawah Zulfadli dinilai gagal merawat kohesi internal dan justru membiarkan konflik berkembang menjadi kegaduhan terbuka. Ia juga menyinggung relasi yang dinilai kurang harmonis dengan pihak eksekutif, termasuk dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, yang berpotensi menghambat jalannya pemerintahan.
“Dalam politik, perbedaan adalah keniscayaan. Namun ketika komunikasi berubah menjadi konfrontasi dan etika diabaikan, maka yang terjadi adalah delegitimasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, kondisi ini tidak bisa terus dibiarkan karena berisiko melemahkan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran yang menjadi mandat utama DPRA.
“Ketika kepercayaan internal runtuh dan citra publik tergerus, maka pergantian kepemimpinan adalah langkah politik yang rasional dan konstitusional. Ini demi menyelamatkan lembaga, bukan menyerang individu,” kata Said Saiful.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Partai Aceh maupun Zulfadli belum memberikan tanggapan resmi atas kritik dan desakan tersebut. (rls/rj)

إرسال تعليق