![]() |
| Dr. Iswadi |
Jakarta, newsataloen.com - Pada, Selasa, 21 April 2026 Akademisi dan pengamat kebijakan publik, Dr. Iswadi, menyampaikan pandangannya terkait pentingnya keberlanjutan kepemimpinan nasional dengan mendukung Prabowo Subianto untuk melanjutkan masa jabatan hingga dua periode. Dukungan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga konsistensi arah pembangunan serta memastikan berbagai program strategis nasional dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Menurut Dr. Iswadi, periode pertama kepemimpinan Presiden Prabowo merupakan tahap awal yang sangat penting dalam meletakkan fondasi kebijakan di berbagai sektor. Ia menilai bahwa banyak program prioritas yang membutuhkan waktu lebih panjang untuk menunjukkan hasil yang signifikan, sehingga kesinambungan kepemimpinan menjadi faktor yang tidak dapat diabaikan.
Pembangunan nasional tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Diperlukan kesinambungan agar kebijakan yang telah dirancang dapat diimplementasikan secara maksimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, ujar Dr. Iswadi.
Lebih lanjut, ia menyoroti kondisi stabilitas politik dan ekonomi yang dinilai semakin solid. Stabilitas tersebut dianggap sebagai modal utama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, termasuk dinamika geopolitik, ketidakpastian ekonomi dunia, serta percepatan transformasi teknologi. Dalam pandangannya, keberlanjutan kepemimpinan akan membantu menjaga momentum positif tersebut.
Di sektor pendidikan, Dr. Iswadi melihat adanya komitmen yang kuat dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia menilai bahwa kebijakan yang berfokus pada pemerataan akses pendidikan, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta penguatan kurikulum perlu dilanjutkan agar mampu mencetak generasi yang unggul dan siap bersaing di tingkat global.
Investasi pada pendidikan adalah investasi jangka panjang. Apa yang sudah dimulai perlu diteruskan secara konsisten agar hasilnya dapat dirasakan secara luas,tambahnya.
Dalam bidang ekonomi, ia juga menilai bahwa arah kebijakan yang mendorong pertumbuhan inklusif dan pemerataan pembangunan menunjukkan perkembangan yang positif. Transformasi ekonomi, menurutnya, membutuhkan konsistensi serta kepemimpinan yang berkelanjutan agar mampu menghasilkan perubahan struktural yang kuat dan berdaya saing.
Selain itu, Dr. Iswadi menekankan pentingnya penguatan kedaulatan nasional di berbagai sektor strategis, seperti pangan, energi, dan pertahanan. Ia berpendapat bahwa upaya menuju kemandirian nasional tidak dapat dicapai dalam satu periode kepemimpinan saja, melainkan membutuhkan kesinambungan kebijakan dan komitmen jangka panjang.
Meski demikian, Dr. Iswadi menegaskan bahwa dukungan terhadap dua periode harus tetap berada dalam koridor konstitusi dan prinsip demokrasi. Ia mengingatkan bahwa mekanisme checks and balances serta partisipasi publik harus terus dijaga agar proses pemerintahan tetap transparan dan akuntabel.
Dukungan ini harus tetap berpijak pada konstitusi dan nilai-nilai demokrasi. Kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan, tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menyikapi isu kepemimpinan secara objektif dan rasional, serta tidak terjebak dalam polarisasi politik yang dapat memecah persatuan. Menurutnya, diskursus publik seharusnya lebih berfokus pada kinerja, visi, dan dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
Peran generasi muda juga menjadi perhatian penting dalam pernyataan tersebut. Dr. Iswadi mendorong generasi muda untuk aktif berpartisipasi dalam mengawal pembangunan bangsa, baik melalui pemikiran kritis maupun kontribusi nyata di berbagai bidang.
Dalam konteks global, ia menilai bahwa Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang kuat, stabil, dan berpengalaman untuk menghadapi persaingan internasional yang semakin ketat. Oleh karena itu, kesinambungan kepemimpinan dinilai sebagai salah satu strategi untuk menjaga posisi Indonesia di tingkat global.(rel/rj).

إرسال تعليق