/> Indriani: Pemberitaan Tidak Berimbang Berpotensi Mengganggu Kepercayaan Publik

Indriani: Pemberitaan Tidak Berimbang Berpotensi Mengganggu Kepercayaan Publik

Indriani



Banda Aceh, newsataloen.com – Wakil Ketua DPW Partai NasDem Aceh, Indriani, menyoroti dampak yang ditimbulkan dari pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai tidak berimbang dan cenderung membangun persepsi yang belum tentu berbasis pada keseluruhan fakta.

Menurut Indriani, dalam era keterbukaan informasi saat ini, media memiliki peran strategis tidak hanya sebagai penyampai berita, tetapi juga sebagai penjaga stabilitas persepsi publik. Oleh karena itu, setiap informasi yang disampaikan perlu mempertimbangkan dampak luas yang dapat ditimbulkan di tengah masyarakat.

“Pemberitaan yang tidak utuh berpotensi memunculkan bias di ruang publik. Ketika informasi diserap masyarakat tanpa keseimbangan yang memadai, maka yang muncul bukan lagi pemahaman, melainkan persepsi yang bisa keliru,” ujar Indriani dalam siaran persnya, Selasa (14/4/2026). 

Ia menegaskan bahwa pihaknya menghormati independensi media, termasuk kebebasan redaksional dalam menentukan sudut pandang. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa independensi tersebut harus tetap berpijak pada tanggung jawab untuk menjaga kualitas informasi yang beredar.

“Yang menjadi perhatian kami adalah dampaknya. Ketika sebuah narasi dibangun tanpa keseimbangan yang cukup, maka hal itu dapat menggerus kepercayaan publik, tidak hanya kepada pihak yang diberitakan, tetapi juga terhadap media itu sendiri,” lanjutnya.

Indriani juga menilai bahwa media nasional seperti Majalah Tempo memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam menjaga standar profesionalisme, mengingat pengaruhnya yang luas dalam membentuk opini publik di tingkat nasional.

Ia mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga integritas dan kehati-hatian dalam menyampaikan informasi, terutama dalam isu-isu yang sensitif dan berpotensi menimbulkan polemik.

“Kepercayaan publik adalah fondasi utama dalam ekosistem informasi. Ketika kepercayaan itu terganggu, maka yang terdampak adalah kualitas demokrasi secara keseluruhan,” tegas Indriani.

Sebagai penutup, DPW Partai NasDem Aceh menyatakan komitmennya untuk tetap mendukung kebebasan pers yang sehat, sekaligus mendorong terciptanya praktik jurnalistik yang lebih berimbang, akurat, dan bertanggung jawab. (rls/ops/mi)

Post a Comment

Previous Post Next Post