Meski kondisi tanah di sekitar lokasi masih berlumpur, para prajurit tampak sigap memasang dinding pembatas dan merakit rangka bangunan demi mengembalikan fungsi fasilitas ibadah warga. Senin (12/1/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sertu Warsono dan Sertu Andre selaku Babinsa pendamping. Sertu Andre menyampaikan bahwa pembangunan sarana sanitasi ini menjadi prioritas karena sangat dibutuhkan jamaah pascabencana.
“Kami bersama delapan personel Yon Zipur-5/ABW berupaya semaksimal mungkin agar fasilitas tempat wudhu dan kamar mandi segera rampung dan dapat digunakan. Pasca-banjir, kebutuhan akan air bersih dan sarana bersuci menjadi hal mendesak yang harus segera dipenuhi,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran TNI tidak hanya fokus pada pemulihan fisik bangunan, tetapi juga pada peningkatan kesehatan dan kebersihan lingkungan tempat ibadah. Dengan tersedianya fasilitas MCK yang layak, diharapkan masyarakat Desa Gedumbak dapat kembali beribadah dengan nyaman dan khusyuk.
Sinergi antara Yon Zipur-5/ABW dan aparat kewilayahan ini menjadi wujud komitmen TNI untuk terus hadir membantu rakyat serta mendukung kebangkitan kehidupan sosial dan keagamaan pascabencana di wilayah Langkahan. ***

إرسال تعليق